Tumbuh Optimal Serta Meraih Sukses Bagian 4

  • originals.id – Beta Karoten Sangat berguna untuk membantu kesehatan mata. Beta karoten adalah pigmen merah-oranye yang sangat berlimpah dan terdapat di sejumlah sayuran serta buah-buahan. Beberapa sayuran dan buah yang mengandung beta karoten adalah ubi jalar, wortel, labu kuning, bayam, dan lain-lain.
  • Vitamin A Dikenal pula dengan nama retinol, diperlukan untuk membantu memelihara sel kornea mata. Bahan makanan sumber vitamin A antara lain: sereal, umbi-umbian, kacang merah, bayam, daun genjer, daun kacang panjang, kacang panjang, kangkung, terung, wortel, apel, kesemek, mangga, pepaya, pisang, daging ayam, bebek, hati sapi, hati ayam, baronang, cakalang, gabus, rajungan, sarden, dan lain-lain
  • Biotin Termasuk dalam vitamin B, yaitu vitamin B7. Biotin memiliki nama lain, yakni vitamin H yang mudah larut dalam air. Biotin memiliki peran besar untuk menjaga kelembapan mata. Kekurangan biotin dapat menyebabkan keratoconjunctivitis atau mata kering. Biotin banyak terdapat pada bahan makanan seperti kuning telur, kacang tanah, susu, daging, kuning telur, wortel, pisang, dan kacang-kacangan. Biotin juga diproduksi oleh bakteri yang berada di dalam saluran pencernaan manusia.

AKTIVITAS FISIK

Seiring dengan pemberian nutrisi yang tepat, anak juga perlu mendapatkan stimulasi untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Di usia 1—6 tahun, anak sedang aktifaktifnya, tidak bisa diam, mengeksplorasi lingkungan sekitarnya demi memuaskan rasa ingin tahunya. Untuk itu, aktivitas yang melibatkan ‑ sik anak merupakan stimulasi tepat dalam mengoptimalkan energinya, daya tahan tubuhnya, pertumbuhan/kekuatan tulang, serta daya penglihatannya. Tentu pemberian stimulasi dilakukan sambil bermain mengingat dunia anak adalah dunia bermain.

Sebaiknya Ibu dan Ayah terlibat dalam permainan ini untuk semakin mendekatkan hubungan orangtua-anak. Salah satu permainan yang dapat dilakukan adalah mengenal warna. Siapkan buku yang memuat contoh aneka warna. Misal, satu lembar buku ditempel dengan kertas warna hijau, lembar berikutnya warna cokelat, lembar berikutnya lagi warna merah, dan seterusnya. Kemudian, ajak anak keluar ruangan, berkeliling taman atau kebun dan mintalah untuk mencari berbagai benda di alam yang sesuai dengan warna-warna yang ada di buku.

Misal, warna hijau untuk daun, dan rumput; warna cokelat untuk batang pohon, tanah, dan kayu. Dengan mencari benda di alam yang memiliki warna sama dengan contoh warna di buku, kemudian mengelompokkannya sudah menstimulasi penglihatan dan kecerdasan anak. Sedangkan aktivitas berkeliling kebun menstimulasi energi, daya tahan tubuh dan tulang.

Bukankah aktivitas berkeliling kebun dengan berjalan kaki merupakan stimulasi bagi motorik kasar dan halus yang sekaligus membakar kalori atau energi anak? Aktivitas ‑ sik tentunya berguna untuk menguatkan tulang. Ketika anak melakukan aktivitas ‑ sik ini, maka oksigen akan mengalir ke seluruh tubuh sehingga metabolisme tubuh menjadi lebih maksimal yang berdampak pada meningkatnya daya tahan tubuh.

Author: