Pekerja Proyek Terjebak di Gorong-Gorong Saluran Air

Para petugas reaksi cepat pemadam kebakaran (Damkar) dievakuasi pada hari Rabu di pagi hari seorang pekerja proyek yang jatuh ke Jembatan Tig, utara Jakarta, ke saluran air karena harusnya menggunakan saluran beton jual u ditch semarang. Kita tahu bahwa korban berada di dalam lubang sekitar 15 jam sejak Selasa (5/1/2014).

AKBP Rakhmat Sumekar, kepala kota metropolitan Penjaringan Jakarta Utara, mengatakan polisi dan petugas pemadam kebakaran masih mengevakuasi bantuan pekerja proyek.

“Proyek kerja menggali tanah lagi, lalu menghancurkannya, dan mereka tidak bisa keluar,” kata Rakhmat, Rabu (2/5/2018) kepada tim media di Jakarta.

Untuk mengevakuasi para korban, polisi membuat lubang di sekitar lokasi jatuhnya korban. Karena jika Anda jatuh ke lubang yang sama, risiko evakuasi lebih tinggi.

(Seorang petugas evakuasi karyawan terjebak di selokan Jalat Jambatan Tiga di Plut, Jakarta Utara. Foto: Taufik Fajjar / Okzon)

Selama proses evakuasi, pejabat setempat juga menyiapkan ambulan dan alat berat lainnya. Lalu lintas terganggu oleh proses evakuasi dengan adanya proyek yang pengerjaan cepat maka dapat mengatasi mangkraknya proyek tersebut sehingga harus menggunakan jual u ditch surabaya.

Sementara itu, polisi segera memeriksa beberapa orang yang menyaksikan kejadian tersebut. Salah satunya adalah manajer proyek.

“Brigadir sedang diinterogasi di kantor polisi bersama tiga pekerja lain,” katanya.

(Seorang petugas evakuasi karyawan terjebak di selokan Jalat Jambatan Tiga di Plut, Jakarta Utara. Foto: Taufik Fajjar / Okzon)

Pada saat yang sama, unit Damrak di Jakarta utara Satriadi menyatakan bahwa para pekerja Gali awalnya jatuh ke dalam lubang sedalam tiga meter karena bukti di lapangan.

“Jatuhnya penggalian hingga kedalaman 3 meter datang ke berita pada pukul 5:15 sore waktu Indonesia bagian Barat, sehingga runtuh,” kata Satriadi, setelah ia menerima konfirmasi terpisah.

Author: