Nutrisi & Stimulasi Untuk Tumbuh Optimal Serta Meraih Sukses

pascal-edu.com – Ibu, coba deh amati tinggi dan berat badan anak, apakah sudah sesuai dengan usianya? Tinggi dan berat badan anak ini penting, lo. Apalagi di usia 1—6 tahun, anak sedang mengalami pertumbuhan pesat. Yang dimaksud pertumbuhan adalah bertambahnya jumlah dan besarnya sel di seluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat diukur.

Nah, pertumbuhan pesat di usia 1—6 tahun ini dapat dicermati dari pertambahan tinggi dan berat badan. Jika tinggi dan berat badan anak sesuai dengan usianya, berarti anak tercukupi kebutuhan nutrisinya alias pertumbuhannya optimal. Bagaimana dengan perkembangannya? Yang dimaksud perkembangan adalah bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh yang dapat dicapai melalui kematangan dan belajar.

Contoh, perkembangan kemampuan berjalan, diawali dengan kemampuan berdiri (usia 8—9 bulan), lalu merambat (usia 8—9 bulan), berjalan dengan ditatih (10—11 bulan), hingga akhirnya seiring dengan kematangan motoriknya, anak bisa berjalan sendiri (mulai usia 12—18 bulan). Nah, untuk mengoptimalkan perkembangannya ini, anak membutuhkan stimulasi.

NUTRISI CERMAT

Ada 4 hal penting yang harus menjadi perhatian Ibu dalam pemberian nutrisi pada anak demi tumbuh kembang optimal, yaitu: kecukupan energi, pembentukan tulang, daya tahan tubuh, dan penglihatan.

KECUKUPAN ENERGI

Energi diperoleh dari nutrisi makro, terdiri atas karbohidrat, protein, dan lemak. Kecukupan nutrisi makro per hari yang dianjurkan adalah 55—65% karbohidrat; 12—15% protein; dan 25—30% lemak dari energi total. Karbohidrat dapat diperoleh dari: beras, jagung, kentang, havermut, dan lainnya. Protein diperoleh dari hewani (seperti: daging, ayam, ikan, telur, susu, keju) dan nabati (tempe, tahu, dan makanan lain yang mengandung kacang-kacangan).

Sedangkan lemak dapat diperoleh, antara lain dari: susu, daging, margarin, kelapa, santan, dan minyak ikan. Agar kecukupan energi ini dapat terpenuhi, diperlukan pula nutrisi mikro, yaitu vitamin dan mineral. Sebagai pemelihara dan pengatur aktivitas metabolisme dalam tubuh, nutrisi mikro ini sangat dibutuhkan pada proses pembentukan energi. Salah satunya yang terpenting adalah vitamin B kompleks, antara lain: vitamin B1 (thiamine), B2 (ribo- ­avin), B3 (niacin), B5 (pantothenic acid/asam pantotenat), B6 (pyridoxamine), B7 (biotin), B9 (folic acid/ asam folat), dan B12 (cyanocob).

Author: